Etika Publikasi
Jurnal Ilmu Sosial dan Tata Kelola (SSGR) berkomitmen untuk menjaga standar tertinggi etika publikasi dan integritas akademik sesuai prinsip Committee on Publication Ethics (COPE). Semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi — penulis, editor, reviewer, dan penerbit — diharapkan mematuhi standar etika ini.
Tanggung Jawab Penulis
- Mengirimkan karya orisinal yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dan tidak sedang dalam proses review di jurnal lain.
- Mengutip seluruh sumber secara benar dan memperoleh izin untuk materi pihak ketiga.
- Memastikan data yang disajikan akurat dan tidak difabrikasi atau difalsifikasi.
- Mengungkap konflik kepentingan, sumber pendanaan, dan persetujuan etik.
- Menyetujui lisensi CC BY 4.0 saat naskah diterima.
- Memberi tahu editor segera jika ditemukan kesalahan signifikan setelah publikasi.
Tanggung Jawab Editor
- Menilai naskah semata-mata berdasarkan mutu akademik, orisinalitas, dan relevansi terhadap cakupan jurnal.
- Menjaga kerahasiaan naskah yang dikirimkan.
- Mengungkap dan menghindari diri dari review bila terdapat konflik kepentingan.
- Memastikan proses double-blind peer review yang adil dan tepat waktu.
- Menyelidiki dugaan pelanggaran etika penelitian atau publikasi dan mengambil tindakan yang sesuai, termasuk koreksi, penarikan (retraction), atau penghapusan karya yang telah terbit.
Tanggung Jawab Reviewer
- Menerima penugasan review hanya untuk naskah dalam bidang keahliannya.
- Menjaga kerahasiaan naskah dan isinya secara ketat.
- Menilai secara objektif dengan umpan balik yang konstruktif dan beralasan.
- Mengungkap konflik kepentingan kepada editor dan menolak tugas review bila perlu.
- Menyelesaikan review dalam batas waktu yang disepakati.
Penanganan Pelanggaran
SSGR tidak mentoleransi plagiarisme, fabrikasi atau falsifikasi data, publikasi ganda, manipulasi sitasi, atau bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya. Dugaan pelanggaran diselidiki oleh tim editorial mengikuti pedoman COPE. Hasil dapat berupa koreksi editorial (errata/corrigenda), penarikan (retraction), atau penghapusan artikel yang telah terbit.
Setiap kekhawatiran terkait etika publikasi dapat disampaikan kepada Editor-in-Chief, Dr. Alexander Phuk Tjilen, melalui alextjilen@gmail.com.