Tata Kelola Kolaboratif dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Bukti dari Taman Nasional Wasur, Indonesia

Penulis

  • Lavenia Lauwinata STIE .STT. THERESA, MERAUKE Penulis

Kata Kunci:

Tata Kelola Kolaboratif; Pariwisata Berkelanjutan; Taman Nasional Wasur; Partisipasi Pemangku Kepentingan; Kawasan Konservasi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola kolaboratif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, dengan fokus pada identifikasi aktor, proses kolaborasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, melalui pengumpulan data primer berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan, serta data sekunder dari dokumen kebijakan dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaboratif di Taman Nasional Wasur melibatkan berbagai pemangku kepentingan, namun masih berada pada tahap koordinasi dan konsultasi, dengan keterlibatan masyarakat adat yang belum optimal dalam pengambilan keputusan. Faktor pendukung utama meliputi komitmen terhadap konservasi, jaringan kolaboratif, dan kearifan lokal, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya koordinasi kelembagaan, dan ketidakseimbangan kekuasaan antar aktor. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian tata kelola kolaboratif dalam konteks kawasan konservasi di Indonesia timur, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan pariwisata berkelanjutan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kondisi lokal.

Diterbitkan

2026-04-28